Sabtu, 26 Agustus 2017

AUDISI KANG & NONG TANGERANG 2017 (PART II)

Hey, hey!
Sesuai sama janji gue yang waktu itu mau post hari kedua KN Tangerang, hari ini akan gue ceritain ke kalian semua kepada readers gue yang ganteng membahana dan cantik cetar!

2 April 2017
Jam setengah lima gue udah buka kedua mata gue dan siap-siap untuk dandan ala-ala orang mau kerja di kantor gitu. Gue pakai rok selutut dan kemeja cerah dibalut dengan blazer hitam + heels yang tingginya, ya... Sekitar 10 cm. Panitia mewajibkan minimal heels itu harus 7 cm biar gak pegel kakinya. Yaudah, apa ada nya sajo lah pakai itu. Kebetulan hari ini hari Minggu which is my family stays at home. Mama and my older sister came with us to see how it was going. I told them, "gak usah ikut. Nanti Dinda nervous.". They just was curious sih + mau tahu aja. Hehe, maklum anaknya baru pertama kali ikutan kontes ini;').
Akhirnya, kita berangkat bereempat dari rumah menggunakan motor. Kali ini kita gak akan nyasar ke gunung Sindur karena udah ada jalan alternatif yang kita tempuh hanya dalam -+ 50 menit. Udah gitu, gue naik motor yang udah joki abis men. Yay my friend of mine who's also participated, Intan, haha.
Yay. Kita datang tepat waktu. Jam 7 teng kita udah sampai. Pas sampai di sana, udah banyak kontestan KN Tangerang. Ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Beda banget penampilan mereka saat gue TM, berasa kayak kerja di kantoran pada hari Minggu gitu, haha.

HEELS GUE LEPAS DUA-DUA NYA!!!
sekitar 30 menit, para partisipan sudah kumpul di gedung Cisadane, satu persatu panitianya mulai datang. Alamak! Mereka gak kalah cantik-cantik dan ganteng-ganteng guys. Panitia perempuan pakai kebaya putih terus bawahannya rok bermotif batik gitu. Sukaa banget! Terus panitia cowok nya gak kalah kerennya. Mereka pakai kayak baju koko gitu warna putih juga. Bawahannya ada yang pakai celana bahan hitam atau levis. Dan dipadukan peci + sarung yang mereka taruh di leher belakang. Aih, the guys completly atrracted my vision :P. Penampilan mereka memang menggambarkan anak Betawi banget.
Setelah beberapa menit menunggu, panitia minta kita untuk registrasi ulang. Setelah itu, kita masuk ke dalam ruangan yang akan jadi ruang interview oleh juri. Nah, ketika gue sudah duduk, gue kenalan deh sama kanan, depan, belakang. Kecuali kiri & seberang. Karena kiri itu Intan dan seberang itu anak cowok. Hahaha. Kita kenalan satu sama lain. Ada yang masih kuliah, ada yang baru masuk kuliah, ada yang udah kerja, ada juga yang baru lulus. Yang masih SMA itu cuma bisa dihitung pakai jari doang kali, wkwk. Setahu gue ada 4 orang dari 200-an parisipan. Tapi, gue senang banget ketemu teman dari latar belakang yang berbeda kayak mereka :3. 
Sesudah itu, partisipan perempuan pada touch-up. Padahal masih pagi. Ada yang bawa perlengkapan make-up lengkap. Ada yang bawa roll rambut bahkan ada juga lho yang bawa catokan. Salut gue sama mereka yang well-prepared. Melihat mereka lagi touched-up gitu, gue mau keluar pinjam alat make-up kakak gue. Alhamdulillah mereka masih di luar.. Ketika gue hendak keluar, 1... 2... 3... Masih baik. Ehh tiba-tiba aja, kok jalan gue miring ke kiri gitu. Astagaaaaaaa. Heel gue yang sebelah kiri goyang alias hampir mau lepas. Ya ampun. Rasanya gue mauu lari aja dari tempat itu. Yang bikin gue malu itu bukan heel nya, tapi ketika gue jalan gue agak-agak mau jatuh gitu. Ih, sumpah gue masih malu banget kalau ingat kejadian itu. The problem was.. Panitia cowok lagi ada ngumpul di bagian paling belakang, terus mereka ngeliatin-______# dengan jalan gue yang miring-miring gitu. Coba deh girls , if you were me at that situation, with the shoe's broken, what would it feel? Malu kan? O_o. Fyi, di rumah, pas gue coba it was fine. Akhirnya pas samapi di depan pintu keluar, gue lepas dua-dua nya terus sambil lari gitu ke arah nyokap dan kakak gue. Bersyukur banget mereka ikut. Coba kalau mereka gak ikut, gak ada yang mau beli lem ke Indomaret. Huhu, love you ka Cemong dan mama Lusi.
Ketika menunggu, gue memutuskan untuk lepas heels. Ya. Tetap percaya diri aja meskipun mereka pada ngeliatin dan heran. Finally , my mom and my sister arrived. My mom put that glue on my left heel well. She ensured me it's strong enough and wouldn't break anymore! Oh, yeah. She's right. I got it fine again!!! Senang banget gue rasa percaya diri gue balik lagi. Oke. Akhirnya gue masuk lagi ke dalam ruangan deh. Eh gue lupa sesuatu yang gue titipin di nyokap. Ya mau gak mau gue keluar untuk ambil lagi. Pas gue keluar dan lempar senyuman gue ke panitia, heel gue yang kanan lepas...!!! Ya ampun. Gue maluuu banget. "Kenapa si kejadian kayak gini harus 2 kali terjadiii". Terus ditanyain sama panitia nya 
"Nong, kenapa heels nya"? Gue jawab, "Gapapa kok". And i know he thinks i'm lying. Dan yang bikin dia bertanya karena gue jalan heel nya gue seret. Gue ngeri banget benar-benar jadi rusak. Oke, nyokap lagi yang berjasa ngelapisin lem di heel gue yang sebelah kanan. I'm so grateful she's there with me.:3. Dan sekarang,  my heels are well! So glad. 



PANITIA OH PANITIA
I could quitly sit after something happend accidentally :'3. Oiya, sebelum diinterview, kita melakukan tes tulis gitu. Ada sekitar 40-60 soal gitu deh kalau gak salah. Dan isinya seputar Kota Tangerang dan pengetahuan umum. Jadi, yang tahun besok mau ikutan perbanyak wawasan tentang kedua hal itu yaa:). Kita diberi waktu satu jam untuk mengisi soal itu. Relax aja, tapi tetap tekun.

Jam menujukan jam 11 pagi. Which means interview akan segera dimulai.. Tapi, sebelum dimulai, panitia introduced our judges. They're still young and also good-looking :3. Bukan hanya good-looking saja guys, but also cerdas dan pintar! Para juri punya prestasi yang luar biasaa. Ada 5 juri yang akan menilai para kandidat
Unfortunately, I didn't really catch up what they were saying when they introduced their self. Uuu so sad! Padahal, ada yang gue kagumi banget. Orangnya pintar and he's deymm so kind.

Sepuluh orang dipanggil untuk diinterview. Bagi gue this was the longest test. It took 30-40 minutes. Sedangkan masih ada 200 lebih yang mau diinterview. Kalau dibilang bt, ya pasti bt. Apalagi gue dapet nomor urut ke-188.


Setelah beberapa jam menunggu, banyak dari mereka yang sudah diinterview, mereka bilang 'gugup' banget. Ada juga yang ditanya langsung pakai Bahasa Inggris padahal dari awal introduction mereka menggunakan Bahasa Indonesia. Pokoknya berbagai macam kegugupan dan kecemasan mereka gue simak dengan saksama. Sambil menunggu yang para sedang diinterview, panitia dengan baik hati kasih kita semangat + tips. Oiya, panitia-panitia di sana itu adalah alumnae Kang dan Nong tahun lalu. So, they more experience. Mereka super baik banget. Gak menunjukan kalau kita harus gila hormat sama mereka. Tegas. Ini yang bikin gue suka. Tegas nya mereka itu mendidik kita buat baik lagi. Mereka gak pelit informasi. Apa yang mereka tahu, mereka membagi ke calon KN. Mereka juga gak sombong. Friendly banget deh. As far as I saw, kekeluargaan dan kekompakan mereka patut diacungi 'JEMPOL'. Mereka kerja yaa benar-benar kerja seperti orang professional, gak ada jaim-jaimnya. I honestly thought, they were gonna treat us like we're nothing. But i was 1000000% wrong. 

Jadi pernah gitu, gue ke toilet sama Intan, karena bt juga kan. Nah, ketika gue ke toilet, I was not asking panitia's permission. Yaa jadi gue ke toilet tanpa IZIN. Padahal, di depan pintu keluar itu ada banyak panitia. Gue dengan cuek aja keluar tanpa Izin sama yang punya rumah,:'). Huhu. Dannnn ketika saat gue balik, panitia perempuan lagi marah. Beliau marah karena kita salah. Contoh: attitude kita aja tuh diperhatiin dari awal sama panitia.
Pas tiba-tiba gue lagi main handphone (padahl lagi lihat jam) "NONG DENGAN NOMOR 188". Asli gue gak akan sadar kalau Intan yang senggol sikut gue. " Kamu kedengeran gak saya berbicara??". "Enggak". Ih, sebenarnya gue dengar kok. Tapi, karena gue kaget (asli Jantung gue berdering pas nomor gue dipanggil) gue bilang tidak.  Suasana yang di sana ramai kayak pasar, tiba-tiba hening seperti kuburan. 
Terus gue disindir.. Karena gue gak izin terlebih dahulu kalau mau go out. Uuunch, hati ini bagaikan disiram air mendidih. Tapi, dari itu semua, gue dapet pelajaran baru. Dan.. Gue sangat bersyukur. Coba kalau panitia nya sindir gue, mana mungkin gue bakal tau kesalahan gue? 

PERTAMA KALI GOMBALIN COWOK
Setelah diceramahin oleh panitia, kita semua diminta untuk ikutin intruksi mereka. Suasananya masih seperti kuburan. Hening choy. They asked us to say 'miauw'. The purpose is for relaxing our mind. Hahaha, I like it. You know we had to say 'miauw' without stop until 5 minuets! You must think it was tiring?  I don't think so. It was completly relaxing my cheek and how I do smile :). " miauw-miauw-miauw-miauw" lol

Singkat cerita, game di mulai. Jeng-jeng!!!!!!!
" oke akan dimulai game nya ya. Jadi, kita butuh 5 Kang dan 5 Nong untuk maju kedepan. Ayoo cepat 1,23.." said Panitia.
Tiba-tiba aja, temen gue tarik tangan gue. Padahal khan gue belum tau game apa yang akan dimainkan. Ditambah lagi gue pemalu. Jadi yang ada di otak gue itu cuma berpikir "ya Allah, bagaimana ini?". Game belum dimulai, panitia nya kayak mathcing-in kita sama Kang. Sorak " cie-cie-cie" itu emang udah budaya banget ya di Indonesia. Setelah dicocokin, game nya adalah : "Gombalin lawan jenis kita yang tadi di matching-in". #jlebb. Gue bingung mau gombal apa. Malah kita peserta pertama gak dikasih kesempatan untuk merangkai gombalan apa yang mau gue lontarkan ke Kang yang di samping gue. Akhirnya, panitia called our team. He started to gombal to me first.
" Nong, namanya siapa?" he said
"Dinda"
"Nong, kamu tahu gak sih. Matahari sebenarnya itu gak ada di luar lho"
"Masa si? Emang dimana? (Wajah gue polos. Padahal kan lagi digombalin)
" Matahari nya ada di kedua bola matamu".
Gue ketawa sejadi-sejadinya dan para partisipan juga. Tingkah nya dia kocak abis!

Nah, giliran gue nih.
"Kalau boleh tahu, namanya siapa?"
"***a* ( maaf ya disensor)
" Oh, Kang, kamu hari ini pakai baju warna hitam ya"? ( padahal pakai baju biru)

Lo tahu gak sih reaksi yang gue gombalin dan para penonton gimana? KAGET. Mereka kira gue buta warna-_-.

"Enggak kok. Inikan baju warnanya biru"
"ASTAGA. CINTA ITU BUTA YAHH.".
Alhamdulillah yak pada ketawa semua! Uuu.. Rasa dag-dig-dug gue hilang setelah itu.

Terus lanjut ke peserta selanjutnya. Gak kalah lucu dan menghibur. Ada yang gombalin tentang ala-ala oppa Korea. Ada yang gombal kayak gini " bapak kamu tukang bakso ya"? "Iyaa kok tahu bang"? "oh, tadi mangkok bakso nya ketinggalan di rumah saya". Pecahh banget nih gombalnya.
Setelah kita main gombalnya, akhirnya diumumin pemenangnya. Nah, pemenangnya bakal dapet voucher belanja di Aeropolis. Dari lima team disaring menjadi 3 team. Gak disangka, team pertama alias gue sama dia masuk, wkwk. Nah, di sini kita diminta untuk gombal lagi. Tapi, bukan gombalin pasangan kita melainkan panitia lawan jenis. Yaa kita harus mau tarik dia ke depan untuk gombal. Yang lain udah pada dapet, gue doang yang belum. Finally, I pulled up to Kang Albertus. He's kind and friendly guy. He asked me "mau gombal apa nong"? "Nanti kang lihat saja pas giliran kita". I replied. Padahal, dalam otak gue lagi mikir keras. Apa yang mau digombalin ini-_____-.
Dan, ini lah giliran gue gombal.
" kang namanya siapa kalau boleh tahu".
He laughed. He knew I was very nervous lol.  Gue emang oncom banget dah. Padahal I know his name-,-.
"Namanya Abud".
" Kang, hari Favorit kamu apa?
"Hmm hari apa ya? Hari Rabu kayaknya Nong. Emang kenapa?
" Kalau aku hari Selasa"
"Kenapa tuh?"
"Soalnya hari itu SeLASA bersamamu". *iniguengetikinisambilketawalho*.
Huaaaa malu-maluuu. Tapi ada senangnya juga. Senangnya mereka pada terhibur dan ketawa. Kedua team juga gak kalah pecahnya. Gombalan mereka juga menghibur banget!
Dan hasilnya diumin, hahaaha gue pemenang dari kubu Nong, lol. Dan dari kubu Kang adalah Kang Rifki.
Itulah games pertama. Masih ada game seru lainnya. Contohnya mereka harus memperagakan salah satu artis di Indonesia. Ada yang sampai goyang. And it was totatally humorous. Dan ada juga lho yang unjuk bakat such as Silat, Singing, Public Speaking. They're so talented people! Dengan ada game seperti ini, membantu kita biar gak terlalu tegang saat interview :).

INTERVIEWED BY GOOD PEOPLE
Setelah main game, gue Sholat Ashar dulu. Dan gak lupa berdoa kepada Allah. Jujur, aja, pokoknya yang bisa bikin gue tenang itu yaa Sholat . Pokoknya, gue punya prinsip " Don't let me lose Your Way if I couldn't make it. If it is, don't let me become an arrogant person".
Akhirnya, waktu menunjukan jam 6 sore. Yaa. Gue bersama 15 perempuan tersisa menunggu giliran. Dari raut muka mereka bisa terlihat jelas gugup, takut, tegang dan pastinya takut mengecewakan orang tersayang. Dari lekukan bibir mereka juga tergambar sedang menjatkan doa kepada yang Tuhan Yang Maha Esa. Menggantungkan harapan kepada-Nya. Dari tatapan mereka, sudah jelas lelah. Menggambrakan pasrah dengan apa yang terjadi. Tiada hentinya panitia-panitia baik ini memberi masukan lagi kepada adik-adiknya. Mereka mengatakan untuk tenang and make it flow like water. "If you are be able to do, make the judges attract your attention that you wanted being interviewed by them".
One by one the guys went out. Oh, I could see clearly, how happy they were:).  I would ask him, but I couldn't bother his euforia. He seemed proud of his self.
Before we were being interviewed by judges, panitia didn't forget to make up our self to be better.
My group were called. We entered the room one by one. Oh, I threw my smile to the judge who was sitting over there. He happily did it to me. Yeah, it made me more confident with his smile at least.
The judges questioned us in detail. Like they gave us a question, we had to solve it. Every single participan was asked with different question. And they like to ask us in English better than Bahasa. Why? Because we live in Globalisasi-Era. So, Bahasa Indonesia tetap dihati kok;).

Ini adalah giliran gue diinterview setelah 5 orang dari 9 orang. I was the 6th;). My jantung couldn't stop dag-dig-dug kayak liat cowok ganteng. And you knowww what? When I was going to step forward and greeting to them, I was speechless for a while lol. The sentences that I have arranged suddenly gone in my mind. Finally, I took a deep breath and said "basmallah" in my heart, and It went well:3.
I introduced my personal detail such as full name, age, bornday, school adress, hobby my motivation being participated in Kang Nong Tangerang. Mereka juga tanya kalau aku masih SMA dan kenapa ikut domisili Tangerang why not Jakarta? Then I answered because I am longer living in Tangerang than Jakarta. I wanna expand more about Tangerang culture. Because I love Tempe so much, I said to them that Tempe is health food. And the judge wished me so I am be able to be Tempe Ambassador :P. Amiin ya Allah.

Pokoknya selama gue diinterview sama juri-juri well-informed, gue senang banget. Mungkin karena gue merasa berhasil dan gugup gue hilang setelah gue menjadi diri gue sendiri. Emang yaa, arti "Love Yourself" itu meaningful a lot. Bukan hanya "qoute" aja tapi emang has a power:3.  Setelah selesai, gue sholat Maghrib! Hampir aja kehilangan Maghrib tapi bisa kekejar. Dan akhirnya Intan dan gue pulang. Waw. Intan ngebut sejadi-jadinya permisyahhh. Valentino Rossi aja kalah lah kalau melawan macet gitu. Kita pulang hujan-hujanan.:'). Make up tebal kita luntur yaa tan kena air hujan wkwk. After I got home, gue makan, mandi , sholat dan tidur karena besok Senin harus upacara boo + bimbel untuk UN:').
Kebesokan harinya gue lihat instagram KN Tangerang, gue lihat satu persatu. Di gambar pertama, cowok yang gue gombalin masuk ke semi-final:3. Wahh. Congratulations Kang! Setelah part cowok, gue lihat part cewek. Dan hasilnyaaaaaaaaaaaa... My photo was not theree :')). Artinya belum bisa masuk ke semi-final. Aih,, hati adek seperti ditusuk duri mawar bang. Hehe gak deng boong. Yasudah lah sudah takdir gue.

Jujur aja, ini pengalaman pertama gue ikut-ikut ajang kayak gini, tapi kok gue berasa kangen banget sama suasana kayak gitu:'). Sampai gue ngetik ini aja masih teringat jelas. Gue senang banget karena kekeluargaan nya. Mereka gak sombong. Panitianya gak pelittt sama ilmu yang dimilikin. Mereka kasih tahu kalau kita harus begini dan begitu ke orang lain. Aaaa kangen :3. Dan, smiling is the best make up for people.


AKHIR KATA
Last but not least, 
Untuk para pembaca, kalau kalian mau ikut KN Tangerang and you have talent that you can show, do it! Itu bisa jadi poin plus. Dan kalian yang punya skill bahasa asing, kalau bisa pakai bahasa asing saja agar bisa menjadi poin plus juga. Apapun bahasa nya, bahasa Perancis, Arab, China, Kalbu. Hehehe, bahasa Kalbu hanya jomblo aja yang paham :p. Siapa pun kamu, apapun warna kulitmu, darimanapun asalmu, apapun sukumu (apaan sih Din), love your self and keep smiling. Don't forget to keep praying to your God. Ask your parents's blessing:). Be kind and have a courage;).

Yooo have a good day!!